#header-wrapper{width:985px;padding:0 0 0px 5px;height:110px;background:#fff url(http://4.bp.blogsp

Selasa, 25 Maret 2014


 PERAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN
Oleh: Qurotul A’yun 06 MPI A 2011
Mata Kuliah: Teknologi pendidikan
Dosen: Moh Ali Firdaus,H,Drs,MPd.I
Teknologi pendidikan adalah salah satu cara dalam  upaya menciptakan  proses pembelajaran yang efektif dan efisien.khususnya dalam mendesain, ,melaksanakan dan evaluasi proses pelajaran dan pembelajaran dalam bentuk tujuan pembelajaran yang spesifik,berdasarkan penelitian dalam teori belajar dan komunikasi pada manusia dan menggunakan kombinasi dari sumber-sumber belajar dari manusia maupun non-manusiauntuk menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan efisien.
Bagaimana peran teknologi dalam pendidikan dan pembelajaran??
Sebenarnya peran teknologi dalam pendidikan dan pembelajaran sangat penting  untuk mempermudah penyampaian materi bahan ajar dalam proses belajar mengajar di kelas. Selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai media bagi guru dalam menyampaikan materi agar siswa lebih tertarik dalam menerima materi pelajaran sehingga tidak membosankan. Kadang kalau di kelas kita sering mengantuk kalau diceramahi guru malah ada yang tidur di pojokan paling belakang.
Peran teknologi dalam pendidikan dan pembelajaran yaitu meliputi:
a. Memfasilitasi dalam proses belajar,Proses belajar akan sangat membosankan apabila guru atau sekarang lebih ngetrend dengan istilah pendidik dalam menyampaikan materi pelajaran hanya dengan ceramah atau metode “chang” (maksudnya changkem dalam bahasa Jawa, jika dalam bahasa Indonesia artinya mulut) maka siswa akan merasa bosan dan menyebabkan suasana kelas menjadi hening akibatnya memicu lemahnya konsentrasi siswa dalam menangkap materi yang disampaikan oleh pendidik sehingga seperti yang terjadi di kelas siswa mengantuk, siswa sibuk dengan dunianya sendiri contoh melamun, menggambar untuk mengusir rasa kantuk atau bermain handphone. Dengan adanya teknologi dalam pembelajaran dan pendidikan maka pembelajaran di kelas akan lebih menyenangkan, tidak monoton, dan media pembelajaran yang digunakan menjadi bervariasi. Dan secara tidak langsung dapat mempermudah pencapaian tujuan pendidikan.
 b. Guru lebih kreatif, Dikarenakan adanya tuntutan maka menjadikan seorang guru untuk lebih kreatif dalam menciptakan media-media pembelajaran dalam penyampaian materi ajar kepada siswa. Guru akan terbiasa untuk berpikir kreatif sehingga memicu untuk mencari inovasi-inovasi dalam menciptakan media pembelajaran.
c. Kreatifitas berpikir siswa, Disamping guru yang kreatif maka siswa juga akan menjadi kreatif karena terbiasa dengan metode diskusi yang diterapkan oleh guru. Kreatifitas siswa diukur dari bagaimana siswa dalam merangkai sebuah kalimat ketika melakukan penyimpulan sebuah diskusi di kelas, berargumen, berpendapat atau menciptakan suatu produk tertentu.
d. Memudahkan siswa dalam memahami materi, Ketika materi sulit untuk dipahami oleh siswa maka dengan menggunakan teknologi pembelajaran yaitu berupa penggunaan media pembelajaran akan menjadi mudah, contoh materi dibuat mind mapping atau dengan menampilkan dalam bentuk video sehingga materi yang tidak dapat dihadirkan di kelas dapat ditampilkan dihadapan siswa.
e. Menambah motivasi guru dan siswa, Guru yang telah mempersiapkan diri dengan segala macam teknologi yang dikuasai baik itu melalui media pembelajaran maupun metode yang diterapkan akan menambah motivasi dan rasa percaya diri pada guru sehingga guru dapat menguasai kelas dan membangkitkan motivasi belajar pada siswa karena guru tersebut dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan produktif.
f. Ajang pamer, Selain dampak positif penggunaan teknologi dalam pendidikan dan pembelajaran juga dapat berdampak negatif yaitu sebagai ajang pamer bagi guru dengan guru yang lain yang menimbulkan persaingan diantaranya. Sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa persaingan ini akan timbul untuk dapat menampilkan teknologi mana yang paling kreatif dan inovatif serta yang paling menarik yang telah diciptakan oleh guru tersebut.
g. Meningkatkan perhatian siswa, Secara tidak langsung apabila seorang guru dapat menciptakan media pembelajaran yang tepat dalam penyampaian materi yang diajarkan maka perhatian siswa akan meningkat, hal ini dikarenakan adanya ketertarikan pada siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Bentuk perhatian siswa dapat berupa feedback yang diberikan selama proses belajar mengajar di kelas sebagai contoh siswa aktif dalam bertanya, siswa aktif dalam berdiskusi dan siswa aktif dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.
h. Mengajak siswa untuk update teknologi, Guru yang telah menguasai teknologi dalam pembelajaran dan pendidikan secara tidak langsung juga dapat mengajak para siswa untuk meng-update teknologi, sebagai contoh penggunaan macromedia flash, macromedia captivate, question writer, camtasia, switch max, prezi, dan sebagainya. Secara tidak langsung siswa dapat mengenali teknologi tersebut dan dapat dijadikan ilmu pengetahuan tambahan bagi siswa.
i. Lebih lama tersimpan dalam memori otak, Otak akan menyimpan lebih lama apabila materi yang disampaikan dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik, unik dan menimbulkan kesan berwarna sehingga akan terekam lebih lama di memori otak  siswa tanpa perlu menghafalkan materi tersebut dengan membaca secara berulang-ulang.
j.  Waktu lebih efektif, Berbicara masalah waktu maka dengan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas dapat menggunakan waktu secara efektif sesuai dengan alokasi waktu di dalam RPP yang telah dibuat oleh guru tersebut. Sehingga guru telah mengatur waktu sedemikian rupa agar waktu yang digunakan dapat terisi secara efektif.
Dari uraian di atas dalam analisa permasalahan tadi dapat disimpulkan bahwa System teknologi informasi dalam pendidikan memberi jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efisien guna  menunjang terhadap praktek kegiatam pembelajaran.
Banyak yang meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Pendidikan mendatang akan lebih ditentukan informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video. Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan
Namun dari peran teknologi Modern dalam pendidikan, tidak sepenuhnya teknologi berperan positif, tetapi ada pula pengaruh negatif dari teknologi modern yang digunakan dalam proses pembelajaran. Untuk itu dibutuhkan tenaga pendidik yang dapat memilih dan memilah media serta penggunaan yang selektif dalam pembelajaran. Sehingga teknologi modern dalam proses pembelajaran dapat memberikan peran dan manfaat yang optimal demi mencapai tujuan pendidikan dengan baik.



Sabtu, 15 Maret 2014


MENGAPA IBU MENANGIS ?


 

 Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.
 "Ibu, mengapa Ibu menangis?".
 Ibunya menjawab, "Sebab, aku wanita".
 "Aku tak mengerti," kata si anak lagi.
 Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.
 "Nak, kamu memang tak akan mengerti...."
 
 Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.
 "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang
 jelas?
 Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan."
 Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
 
 Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap
 bertanya-tanya,mengapa wanita menangis.
 
 Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan "Ya Tuhan,
 mengapa wanita mudah sekali menangis? Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,
 "Saat Kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat utama.
 Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya,walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan
 kepala bayi yang sedang tertidur.
 
 Kuberikan pada wanita kekuatan untuk dapat melahirkan,
 dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap
 menerima cerca dari anaknya....
 
 Kuberikan pada wanita keperkasaan, yang
 akan membuatnya tetap bertahan,
 pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.
 
 Kuberikan pada wanita kesabaran, untuk merawat keluarganya,
 walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah..
 
 Kuberikan pada wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai
 semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun.
 Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.
 Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang
 terkantuk menahan lelap dan sentuhan kasih sayangnya akan memberikan kenyamanan saat
 didekapdengan lembut olehnya.
 
 Kuberikan pada wanita! kekuatan untuk membimbing
 suaminya, melalui masa-masa sulit, dan m enjadi pelindung baginya.
 Sebab, bukankah tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?
 
 Kuberikan pada wanita kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
 memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa, suami yang baik adalah yang
 tak pernah melukai istrinya.
 Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan
 menguji kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri,
 sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi
 
 Dan, akhirnya, kuberikan pada wanita airmata agar dapat mencurahkan
 perasaannya.
 Inilah yang khusus kuberikan kepadanya, agar dapat digunakan kapanpun ia
 inginkan.
 Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, airmata
 ini adalah airmata kehidupan....
 
 ******************