PERAN TEKNOLOGI DALAM
PEMBELAJARAN
Oleh: Qurotul A’yun 06 MPI A 2011
Mata Kuliah: Teknologi pendidikan
Dosen: Moh Ali Firdaus,H,Drs,MPd.I
Teknologi pendidikan
adalah salah satu cara dalam upaya
menciptakan proses pembelajaran yang
efektif dan efisien.khususnya dalam mendesain, ,melaksanakan dan evaluasi
proses pelajaran dan pembelajaran dalam bentuk tujuan pembelajaran yang spesifik,berdasarkan
penelitian dalam teori belajar dan komunikasi pada manusia dan menggunakan
kombinasi dari sumber-sumber belajar dari manusia maupun non-manusiauntuk
menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan efisien.
Bagaimana peran
teknologi dalam pendidikan dan pembelajaran??
Sebenarnya peran
teknologi dalam pendidikan dan pembelajaran sangat penting untuk mempermudah penyampaian materi bahan
ajar dalam proses belajar mengajar di kelas. Selain itu juga dapat dimanfaatkan
sebagai media bagi guru dalam menyampaikan materi agar siswa lebih tertarik
dalam menerima materi pelajaran sehingga tidak membosankan. Kadang kalau di
kelas kita sering mengantuk kalau diceramahi guru malah ada yang tidur di
pojokan paling belakang.
Peran teknologi
dalam pendidikan dan pembelajaran yaitu meliputi:
a. Memfasilitasi
dalam proses belajar,Proses belajar akan sangat membosankan apabila guru atau
sekarang lebih ngetrend dengan istilah pendidik dalam menyampaikan materi
pelajaran hanya dengan ceramah atau metode “chang” (maksudnya changkem dalam
bahasa Jawa, jika dalam bahasa Indonesia artinya mulut) maka siswa akan merasa
bosan dan menyebabkan suasana kelas menjadi hening akibatnya memicu lemahnya
konsentrasi siswa dalam menangkap materi yang disampaikan oleh pendidik
sehingga seperti yang terjadi di kelas siswa mengantuk, siswa sibuk dengan
dunianya sendiri contoh melamun, menggambar untuk mengusir rasa kantuk atau
bermain handphone. Dengan adanya teknologi dalam pembelajaran dan pendidikan
maka pembelajaran di kelas akan lebih menyenangkan, tidak monoton, dan media
pembelajaran yang digunakan menjadi bervariasi. Dan secara tidak langsung dapat
mempermudah pencapaian tujuan pendidikan.
b. Guru lebih kreatif, Dikarenakan adanya
tuntutan maka menjadikan seorang guru untuk lebih kreatif dalam menciptakan
media-media pembelajaran dalam penyampaian materi ajar kepada siswa. Guru akan
terbiasa untuk berpikir kreatif sehingga memicu untuk mencari inovasi-inovasi
dalam menciptakan media pembelajaran.
c. Kreatifitas
berpikir siswa, Disamping guru yang kreatif maka siswa juga akan menjadi
kreatif karena terbiasa dengan metode diskusi yang diterapkan oleh guru.
Kreatifitas siswa diukur dari bagaimana siswa dalam merangkai sebuah kalimat
ketika melakukan penyimpulan sebuah diskusi di kelas, berargumen, berpendapat
atau menciptakan suatu produk tertentu.
d. Memudahkan
siswa dalam memahami materi, Ketika materi sulit untuk dipahami oleh siswa maka
dengan menggunakan teknologi pembelajaran yaitu berupa penggunaan media
pembelajaran akan menjadi mudah, contoh materi dibuat mind mapping atau dengan
menampilkan dalam bentuk video sehingga materi yang tidak dapat dihadirkan di
kelas dapat ditampilkan dihadapan siswa.
e. Menambah
motivasi guru dan siswa, Guru yang telah mempersiapkan diri dengan segala macam
teknologi yang dikuasai baik itu melalui media pembelajaran maupun metode yang
diterapkan akan menambah motivasi dan rasa percaya diri pada guru sehingga guru
dapat menguasai kelas dan membangkitkan motivasi belajar pada siswa karena guru
tersebut dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan produktif.
f. Ajang pamer, Selain
dampak positif penggunaan teknologi dalam pendidikan dan pembelajaran juga
dapat berdampak negatif yaitu sebagai ajang pamer bagi guru dengan guru yang
lain yang menimbulkan persaingan diantaranya. Sehingga tidak dapat dipungkiri
lagi bahwa persaingan ini akan timbul untuk dapat menampilkan teknologi mana
yang paling kreatif dan inovatif serta yang paling menarik yang telah diciptakan
oleh guru tersebut.
g. Meningkatkan
perhatian siswa, Secara tidak langsung apabila seorang guru dapat menciptakan
media pembelajaran yang tepat dalam penyampaian materi yang diajarkan maka
perhatian siswa akan meningkat, hal ini dikarenakan adanya ketertarikan pada
siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Bentuk perhatian siswa dapat
berupa feedback yang diberikan selama proses belajar mengajar di kelas sebagai
contoh siswa aktif dalam bertanya, siswa aktif dalam berdiskusi dan siswa aktif
dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.
h. Mengajak
siswa untuk update teknologi, Guru yang telah menguasai teknologi dalam
pembelajaran dan pendidikan secara tidak langsung juga dapat mengajak para
siswa untuk meng-update teknologi, sebagai contoh penggunaan macromedia flash,
macromedia captivate, question writer, camtasia, switch max, prezi, dan
sebagainya. Secara tidak langsung siswa dapat mengenali teknologi tersebut dan
dapat dijadikan ilmu pengetahuan tambahan bagi siswa.
i. Lebih lama
tersimpan dalam memori otak, Otak akan menyimpan lebih lama apabila materi yang
disampaikan dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik, unik dan
menimbulkan kesan berwarna sehingga akan terekam lebih lama di memori otak siswa tanpa perlu menghafalkan materi
tersebut dengan membaca secara berulang-ulang.
j. Waktu lebih efektif, Berbicara masalah waktu
maka dengan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas dapat
menggunakan waktu secara efektif sesuai dengan alokasi waktu di dalam RPP yang
telah dibuat oleh guru tersebut. Sehingga guru telah mengatur waktu sedemikian
rupa agar waktu yang digunakan dapat terisi secara efektif.
Dari uraian di
atas dalam analisa permasalahan tadi dapat disimpulkan bahwa System teknologi
informasi dalam pendidikan memberi jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efisien
guna menunjang terhadap praktek kegiatam
pembelajaran.
Banyak yang
meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible),
terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang
faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Pendidikan
mendatang akan lebih ditentukan informasi interaktif, seperti CD-ROM
Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video. Dengan
adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat
ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan
media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat
nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah,
mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu
sudah dapat dilakukan
Namun dari peran
teknologi Modern dalam pendidikan, tidak sepenuhnya teknologi berperan positif,
tetapi ada pula pengaruh negatif dari teknologi modern yang digunakan dalam
proses pembelajaran. Untuk itu dibutuhkan tenaga pendidik yang dapat memilih
dan memilah media serta penggunaan yang selektif dalam pembelajaran. Sehingga
teknologi modern dalam proses pembelajaran dapat memberikan peran dan manfaat
yang optimal demi mencapai tujuan pendidikan dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar